H-18
Tinggal menghitung hari!!! 18 Hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, bulan sabar, bulan penuh rahmat, bulan penuh ampunan, bulan pembebasan dari api neraka, dan bulan dimana peluang kita dengan selang kepercayaan 99% dapat mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya secara nyata!^^ .
Bagaimana caranya kita dapat mengumpulkan pahala-pahala di bulan Ramadhan ini? Makanya yuk kita simak sejenak beberapa isi khutbah dari Nabi Muhammad SAW, berikut ini.
• Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah pada bulan itu dengan ibadah sunnah, sama seperti orang yang menunaikan ibadah fardhu pada bulan lainnya. Barangsiapa menunaikan ibadah fardhu pada bulan itu, sama dengan menunaikan ibadah fardhu 70 kali di bulan lainnya.
• Barangsiapa memberi buka puasa pada bulan itu kepada yang berpuasa, maka baginya maghfirah (ampunan) bagi dosa-dosanya dan bebas dirinya dari api neraka. Ia mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa. “Allah SWT akan memberi pahala (seperti) itu kepada siapa saja yang memberi makanan berbuka puasa kepada orang yang berpuasa (meskipun) dengan sebutir kurma atau seteguk air.”
• Dan barangsiapa meringankan (beban) pembantu atau pegawainya (di bulan) tersebut maka Allah akan mengampuni dosanya dan Allah bebaskan dia dari api neraka.
• Dan perbanyaklah pada bulan Ramadhan ini empat perkara, (yakni) dua perkara untuk menyenangkan Tuhanmu, ialah membaca syahadat (asyhadu anlaa ilaaha illallah) dan membaca istighfar (astaghfirullah). Sedang dua perkara yang justru tidak boleh tidak dari padanya, ialah memohon surga dan berlindung pada Allah dari api neraka.
(diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Al-Baihaqi, dan Ibnu Hibban dari Salman Al-Farisi, dari Nabi saw).
Untuk menyambut bulan Ramadhan tahun ini, Yuk sahabat, kita siapkan diri agar puasa yang kita jalani dapat menjadi jaminan kita masuk Surga di akhirat kelak ^^
1. Mempersiapkan hati / menghadirkan hati
Hadirnya hati insya Allah dapat diwujudkan melalui sikap hati ridha dan meningkatkan kerinduan terhadap Ramadhan, dan diwujudkan dalam bentuk pembersihan hati / kendali hati terhadap seluruh aktivitas / khusyu‟, sehingga menghasilkan keikhlasan.
2. Mempersiapkan fisik / jasad seprima mungkin
Fisik atau jasad juga perlu dipersiapkan secara prima. Seluruh organ tubuh hendaknya dioptimalkan dalam rangka diri dari perbuatan maksiat melalui organ-organ tubuh seperti melalui mata, telinga, lisan, tangan, kaki, dll.), serta dioptimalkan memperbanyak tilawah dan taddabur Al-Qur‟an, membaca doa dan istighfar, dll).
3. Mempersiapkan / meningkatkan pemahaman melalui kajian / penambahan ilmu
Hendaknya disadari bahwa keabsahan dan nilai suatu amal ditentukan oleh niatnya (keikhlasan), sedangkan keikhlasan sangat ditentukan oleh kefahaman. Kefahaman sangat ditentukan oleh tambahan pengetahuan / ilmu. Pada gilirannya, peningkatan kefahaman akan membawa kepada peningkatan ilmu dan amal, sehingga akan melahirkan peningkatan prestasi.
4. Mensucikan diri melalui habluminallah dan habluminannas
Sucikan diri dengan menghindari diri dari (1) dosa syirik yang tidak terampuni kalau tidak tobat dan terbawa mati, (2) dosa yang berkaitan dengan ibadah kepada Allah SWT secara langsung, (3) dosa yang berkaitan dengan sesama manusia.
5. Mempersiapkan program
Sebagai mahasiswa yang cerdas kita harus punya program, contohnya sebagai berikut. (a) mengkhatamkan al-Qur‟an dan menta-dabburi serta mengamalkannya, (b) membaca, memahami dan mengamalkan hadits rasul dan sirah, (c) menunaikan amal-amal yaumiyah dengan ikhlas, (d) dakwah dalam keluarga, kerabat, tetangga, dst., (e) meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat melalui amar ma‟ruf nahyi munkar.
6. Mempersiapkan sarana dan prasarana
Untuk mengkondisikan tercapainya upaya 1 s/d 5, hendaknya dipenuhi semua sarana dan prasarana yang diperlukan, misalnya: (a) dana yang halal, (b) Al-Qur‟an / bahan bacaan, hadits, sirah, dll., (c) pakaian, sajadah, mukena, peci, dll., (d) pemakmuran mushalla / masjid dll., (e) kendaraan untuk berdakwah, serta sarana-prasarana lain yang diperlukan. #RHSMSP51
Rabu, 18 Mei 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Isi Kandungan Surat An Nisa
Surat An-Nisa merpakan surat ke 4 dalam Al Quran dan teridiri dari 176 ayat. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari surat ini. Pada surat An-Nisa yang artinya Wanita ini, Allah menjelaskan tentang hukum keluarga, pokok-pokok hukum warisan,dan dasar-dasar untuk menetapkan perbuatan-perbuatan keji dan hukumnya, cara bergaul dengan istri, serta beberapa hukum perkawinan, bagaimana islam melindungi hak milik laki-laki dan perempuan,beberapa peraturan hidup bersuami-istri, kewajiban terhadap Allah dan sesema manusia, kesucian lahir dan batin dalam solat serta ancamannya ketika melanggar, dasar-dasar pemerintahan, serta taktik, tujuan dan etika perang dalam islam. Dalam taktik taktik, tujuan dan etika perang dalam islam dijelaskan mengenai keharusan siap siaga terhadap musuh, sikap orang-orang munafik dalam menghadapi peperangan, kewajiban berperang dan beberapa etikanya, cara menghadapi orang-orang munafik, nasihat berlaku teliti dalam mengambil tindakan, dan perbedaan antara orang yang berjihad dan yang tidak berjihad karena uzur, dengan yang tidak berjihad, kewajiban berhijrah di jalan Allah, serta kewajiban menegrjakan solat dalam keadaan bagaimanapun. Kemudian dalam surat An-Nisa dijelaskan pula keharusan menjaga kebenaran dan keadilan, yang diantarnya adalah keharusan adil dan tidak memihak dalam menetapkan suatu hukum, adanya pembalasan yang sesuai dengan perbuatan dan bukan menurut angan-angan, keharusan bertakwa, keharusan berlaku adil, beberapa keburukan orangg munafik, larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk kepada seseorang, dan akibat kekafiran dan buah keimanan. Pada ayat-ayat terakhir surat An-Nisa diterangkan mengenai kesatuan agama Allah dengan penjelasan adanya pembalasan Allah terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi, persamaan pokok-pokok agama yang diwahyukan kepada para Rasul, pandangan Al Qur'an tehadap Nabi 'Isa a.s, dan masalah pustaka kalalah.
Berikut merupakan point-point yang saya telusuri per ayat dalam surat An Nisa,
Manusia pertama di Bumi adalah Adam, kemuadian diciptakan pasangan Adam yang terbuat dari tulang rusuknya. Kemudian dari keduanya berkembang biak, beranak pinak dan lahirlah kamu.
Jangan menukar yang baik dengan yang buruk, jangan korupsi. Berbagilah terutama dengan anak yatim.
Boleh poligami, batasnya empat saja dengan syarat mampu berlaku adil. Kalau tidak mampu berlaku adil jangan berlaku adil ya.
Ketika kamu yang laki-laki menikahi yang perempuan, berikanlah kepadanya mas kawin.
Nikahilah orang yang sudah baligh (dewasa) dan orang itu sudah paham bagaimana mengelola hartanya. Berikanlah uang belanja, belikanlah pakaian dan berkata-kata yang baik dan lembut kepada perempuanmu.
Ayat ke-6 dan selanjutnya silakan dibaca sendiri dalam Al-Quran ya :D Mari bersama-sama kita pelajari ALQur'an. Dalam suatu hadist pun dijelaskan sebaik-baiik orang adalah yang belajar AlQur'an dan yang mengajarkannya. Dalam ayat pertama yang diturunkan Allah adalah perintah "Iqra!" yang artinya "Bacalah!" oleh karena itu, bacalah ayat-ayatnya maupun terjemahannya. Jangan sampai hanya menjadi pajangan di atas almari, kan sayang, ayat-ayat yang seindah itu patutnya setiap hari kita selami dan hayati.
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menyentuh hati siapa saja yang bertakwa
Membasahi kalbu seperti embun,
yang menyejukkan keringnya jiwa.
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menerangkan jalan yang lampunya redup
Membuka akal walau tanpa bekal harapan
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menjawab masalah yang entah akarnya dimana
Seperti kemenangan hamba sahaya yang dijajak sang durjana
Setiap hari,
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Dalam pekatnya malam
Atau dinginnya subuh sampai fajar menyingsing
Berikut merupakan point-point yang saya telusuri per ayat dalam surat An Nisa,
Manusia pertama di Bumi adalah Adam, kemuadian diciptakan pasangan Adam yang terbuat dari tulang rusuknya. Kemudian dari keduanya berkembang biak, beranak pinak dan lahirlah kamu.
Jangan menukar yang baik dengan yang buruk, jangan korupsi. Berbagilah terutama dengan anak yatim.
Boleh poligami, batasnya empat saja dengan syarat mampu berlaku adil. Kalau tidak mampu berlaku adil jangan berlaku adil ya.
Ketika kamu yang laki-laki menikahi yang perempuan, berikanlah kepadanya mas kawin.
Nikahilah orang yang sudah baligh (dewasa) dan orang itu sudah paham bagaimana mengelola hartanya. Berikanlah uang belanja, belikanlah pakaian dan berkata-kata yang baik dan lembut kepada perempuanmu.
Ayat ke-6 dan selanjutnya silakan dibaca sendiri dalam Al-Quran ya :D Mari bersama-sama kita pelajari ALQur'an. Dalam suatu hadist pun dijelaskan sebaik-baiik orang adalah yang belajar AlQur'an dan yang mengajarkannya. Dalam ayat pertama yang diturunkan Allah adalah perintah "Iqra!" yang artinya "Bacalah!" oleh karena itu, bacalah ayat-ayatnya maupun terjemahannya. Jangan sampai hanya menjadi pajangan di atas almari, kan sayang, ayat-ayat yang seindah itu patutnya setiap hari kita selami dan hayati.
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menyentuh hati siapa saja yang bertakwa
Membasahi kalbu seperti embun,
yang menyejukkan keringnya jiwa.
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menerangkan jalan yang lampunya redup
Membuka akal walau tanpa bekal harapan
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Menjawab masalah yang entah akarnya dimana
Seperti kemenangan hamba sahaya yang dijajak sang durjana
Setiap hari,
Selami dan hayati
Ayat-ayat yang sangat indah
Dalam pekatnya malam
Atau dinginnya subuh sampai fajar menyingsing
Langganan:
Komentar (Atom)