GDA (Gugus Disiplin Asrama) Tingkat Persiapan Bersama IPB
Bersumber dari sebuah arikel kimia organik, ‘Gugus’ mengacu pada atom tertentu yang terikat dalam susunan tertentu yang memberikan sifat fisik dan kimia tertentu senyawa.Pernyataan tersebut sangat cocok untuk menganalogikan gambaran umum ‘apa sih GDA itu? Iya benar.. Gugus Disiplin Asrama, mengacu pada satu tujuan, berdiri dengan tegas, terikat oleh komitmen-komitmen yang tangguh, menyusun kepribadian-kepribadian yg tegas, mewujudkan sikap disiplin insan-insan asrama sehingga tercapailah prestasi-prestasi yang membanggakan. Kami terikat dalam satu tubuh, terdiri dari bagian- bagian tubuh yang memiliki peran sama pentingnya. Kami tidak bekerja sendiri-sendiri. Ada tangan, kaki, mata, telinga, mulut, dan bagian lainnya. Kami bekerjasama saling mendukung satu sama lain. Jika ada salah satu saja bagian tubuh yang tidak berfungsi, tubuh ini tidak akan bisa terorganisir dengan baik. Berjalannya GDA di bumi asrama ini adalah bukti dari komitmen-komitmen kami yang tangguh (flashback ke puncak pelatihan dasar-Kebun Raya Bogor).
Sejarah Berdirinya
GDA berdiri pada angkatan ke-45 oleh Kak Habib. Latar belakang berdirinya GDA berawal dari kepedulian Kak Habib akan kehidupan asrama. Insan-insan asrama pada masa itu sering melanggar aturan asrama dan sering kali bersikap tidak mengindahkan aturan jam malam. Pada saat itu jam malam pada pukul 23.00 WIB. Oleh karena itu, untuk memperbaiki karakter insan-insan asrama yang kurang disiplin dibentuklah Gugus Disiplin asrama, yang diharapkan mampu mngajak insan-insan lainnya untuk mendisiplinkan diri sesuai aturan asrama.
Bentuk Kegiatan
Bentuk kegiatan GDA mencakup pembentukan karakter dan penjagaan aturan asrama. Agenda kegiatan-kegiatan yang dilakukan GDA diantaranya sebagai berikut.
a. Latihan dasar
b. Outbond
c. Pelantikan
d. Apel
e. Social gathering
f. Jaga malam
g. Olah raga
h. Membantu mobilisasi kegiatan asrama atau patrol
i. Dormitory fair
Struktur Organisasi GDA Angkatan Ke-51
Pembina : 1. Listian Nova
2. Nikmatun Khaerunisa
Komandan : Adi Syah Putra
Komandanwati : Raja Nurul Fatma
Sekertaris : 1. Mira Herdhani
2. Zakiatus Soliha
Bendahara : 1. Ulfa
2. Sri Harti
Divisi Olahraga
Kadiv : Widodo Silo Wibowo
Anggota : Muhamad Qomar
Laili Dwi Rahma
Marliana Tri W.
Safira Qurhayati
Divisi PSDM
Kadiv : Zulfikar Rahman
Anggota : Fadzilla Musanti
Evi Oktaviani
Jasmine
Luvya
Divisi Humas
Kadiv : Muhammad Zuhdi
Anggota : Astrid Widya Tamara
Hani Setyasalma
Nur Widayanti
Nurul Hikmatul Ain
Vita Kurnia
Status dan Peran dari Struktur Organisasi GDA
Pembina
Pembina GDA ada dua, yaitu Pembina dari SR Asrama Putra dan Pembina dari SR Asrama Putri. Pembina memiliki hak dan kewajiban di dalam memberikan suatu masukan, saran dan ide serta persetujuan kepada Dewan Pengurus Organisasi di dalam pelaksanaan program kerja GDA sesuai dengan AD/ART dan ketentuan-ketentuan lain yang berlaku dalam organisasi. Pembina juga berperan dalam memberikan pelatihan dasar kepada setiap anggota GDA sebelum menjadi pengurus GDA dan Pembina yang melantik komandan,komandanwati, serta kepengurusan dalam GDA. Pembina putra bertanggung jawab terhadap komandan GDA dan Pembina putri bertanggung jawab terhadap komandanwati GDA.
Komandan
Komandan Gda berperan sebagai pemimpin organisasi dan mengendalikan kegiatan para anggota pengurus dalam melaksanakan tugasnya.
Selain itu tugas komandan disini yaitu mewakili GDA ke luar maupun ke dalam kegiatan-kegiatan asrama. Komandan juga mengatasi dan bertanggung jawab terhadap segala permasalahan atas pelaksanaan tugas yang dijalankan oleh para pengurus, mengadakan evaluasi terhadap semua kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para pengurus serta melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan seluruh kegiatan GDA kepada segenap anggota GDA lainnya.
Komandanwati
Komamdanwati berperan dalam membatu komandan dan bertanggung jawab kepada komandan apabila dalam keputusan komandan tidak ada. Komandanwati dapat menggantikan komandan dalam mengambil keputusan. Komandanwati tidak mempunyai kewenangan sebelum ada keputusan komandan, namun dalam segala sesuatu yang bersifat darurat komandanwati berhak untuk mengambil kebijakan yang selayaknya.
Sekertaris
Sekertaris berperan dalam membuat daftar hadir pertemuan/social gathering, mencatat dan menyusun notulen pertemuan/social gathering.
serta mengerjakan seluruh pekerjaan sekretariat, seperti mengadakan surat-menyurat serta pengarsipannya, membuat proposal kegiatan, dan
melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada komandan.
Bendahara
Bendahara berperan dalam memegang dan mengelola harta kekayaan organisasi, baik berupa uang maupun barang-barang inventaris, merencanakan dan mengusahakan masuknya dana serta mengendalikan pelaksanaan rencana anggaran belanja setiap kegiatan yang ada.
Bendahara juga berperan dalam menerima, menyimpan, dan membukukan keuangan, mengeluarkan uang sesuai dengan keperluan berdasarkan persetuajuan komandan, menyimpan surat bukti penerimaan dan pengeluaran uang, membuat laporan keuangan laporan khusus serta elaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada ketua.
Divisi Olahraga
Divisi Olahraga adalah divisi yang mengambil peran dan bertanggungjawab terhadap keberlangsungan kegiatan olahraga GDA yang secara rutin diadakan setiap minggunya. Agenda olahraga ini sebagai pelatihan fisik setiap anggota GDA dan eksistensinya untuk selalu menjaga kedisiplinan terutama dalam waktu. Kepala divisi olahraga berhak memberikan sanksi kepada setiap anggota GDA yang datang terlambat dalam kegiatan yang ada.
Divisi Humas
Divisi Humas berperan dalam memelihara komunikasi dan usaha-usaha untuk menyatukan sikap dan tindakan antar anggota GDA, memberikan informasi kepada insan-insan asrama terkait kegiatan yang akan diadakan oleh GDA untuk asrama dan mengajak insan-insan asrama untuk mengubah sikap dan perilaku mereka yang tidak menindahkan peraturan asrama. Kepala divisi humas bertanggungjawab terhadap anggota-anggotanya.
Divisi PSDM
Divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa) adalah divisi yang mengambil peran dan tanggung jawab untuk menggali, menoptimalkan, dan membina sumber daya setiap anggota GDA yang ada sehingga dapat mengaktualisasikan peran dan fungsinya sebagai anggota GDA. Dan pada ruang lingkup asrama, PSDM bertanggung jawab dalam membentuk kader-kader penerus GDA angkatan setelahnya. Kepala divisi psdm bertanggungjawab terhadap anggota-anggotanya.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusOlahraga nya ngapain,Min?
BalasHapus